Penilaian Indeks Daya Saing Daerah Kabupaten Tuban Tahun 2020 Oleh KEMENRISTEK / BRIN

Dalam era globalisasi, penguatan daya saing semakin menentukan keunggulan posisional (posisition advantage) daerah dan sangat diperlukan dalam rangka akselerasi pembangunan ekonomi. Pembentukan daya saing tentu mencakup upaya untuk memperkuat sinergi berbagai sektor pembangunan daerah, juga mencakup penyempurnaan secara struktural dalam sistem pembangunan daerah agar pembangunan tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat secara lebih efektif dan efisien.

Dalam upaya untuk mengetahui potensi yang dimiliki pemerintah daerah, Kementerian Riset dan Teknologi / Badan Riset dan Inovasi Nasioanal menginisiasi penyusunan model pengukuran Indeks Daya Saing Daerah yang diharapkan mampu menggambarkan kondisi dan kemampuan daerah dalam mengoptimalkan potensi daerah yang dimiliki untuk meningkatkan daya saing daerah.

Kabupaten Tuban dengan kondisi wilayah dan potensi yang dimiliki berharap mampu turut bersaing dengan daerah lain terutama dalam hal percepatan pencapaian kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan di berbagai bidang terutama di  bidang ekonomi yang menjadi katalis dalam pencapaian kesejahteraan masyarakat, dimana saat ini tingkat  daya saing menjadi salah satu parameter dalam konsep pembangunan daerah berkelanjutan dimana semakin tinggi daya saing suatu daerah akan semakin tinggi pula tingkat kesejahteraan masyarakatnya.

Dari hasil pengukuran indeks daya saing daerah di tahun 2020 Kabupaten Tuban angka indeksnya mencapai 2,766 atau berkategori tinggi (Rendah : 0 – 1.15, Sedang: 1.26-2.5, Tinggi : 2.51 – 3.75, dan Sangat tinggi : 3.76 – 5.00).

Dari hasil pengukuran ini berdasarkan 4 aspek dimana Aspek Faktor Penguatan menjadi komponen tertinggi pembentuk IDSD disusul aspek SDM, Aspek Pasar dan Aspek Ekosistem Inovasi. Sedangkan berdasarkan pilar IDSD yang berjumlah 12 pilar, yang berkontribusi besar terhadap pengukuran IDSD di Kabupaten Tuban adalah pilar ketenagakerjaan (4,0) pilar kelembagaan (4,0), pilar ukuran pasar (3,3) dan pilar infrastruktur (3,3).

Dari hal ini dapat dijelaskan bahwa daya saing Kabupaten Tuban yang berkategori tinggi antara lain jumlah pengangguran terbuka  yang ada di Tuban yang rendah (2,76%) berada di bawah standart ILO yang memberikan batasan maksimal 3%. Selain itu kondisi kelembagaan yang semakin memadai terutama kelembagaan Pemerintah Daerah  terkait dengan pelayanan baik pelayanan perijinan maupun pelayanan public lainnya. Sistem tata kelola pemerintahan menjadi kunci keberhasilan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, pencapaian atas tingkat kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah Kabupaten Tuban yang sangat tinggi secara nasional serta kemananan dan kenyamanan dalam berusaha akan memberikan dampak yang besar terhadap kepercayaan masyarakat sehingga akan meningkatkan daya saing Kabupaten Tuban. Komiten tersebut diperkuat dengan akan segera beropersinya Mall Pelayanan Publik yang akan mejadi pusat pelayanan kepada masyarakat. Selain itu juga didukung dengan kondisi stabilitas keamanan di Kabupaten Tuban yang aman dan kondusif yang pemeliharaannya berkolaborasi dan bersinergi dengan POLRI, TNI beserta masyarakat.

Bidang infrastruktur Kabupaten Tuban telah didukung oleh keberadaan infrastruktur, antara lain jalan nasional, Jalan kabupaten dan jalan poros desa yang relaitif  baik. Untuk jalan Kabupaten dan jalan Poros desa (menghubungkan antar kecamatan) konsis fisik 100% dalam kondisi baik. Selain itu saat ini mulai dibahas rencana pembangunan jalan tol yang menghubungkan Ngawi- Bojonegoro – Tuban Lamongan dan Gresik yang akan mempermudah jalur transportasi dan distribusi barang dan jasa. Rencana reakitifasi jalur rel kereta api, serta pembangunan pelabuhan juga menjadi nilai tambah untuk daya saiang daerah. Penyediaan energi di Kabupaten Tuban juga telah dipenuhi dengan adanya PLTU Tanjuang Awar-Awar di Kecamatan Jenu  Tuban yang mampu memasok energi sebesar 700 MW sehingga mampu mencukupi kebutuhan industri di Kabupaten Tuban. Ketersediaan infrastruktur tersebut dapat meningkatkan konektivitas antar wilayah dan antar provinsi serta nasional baik secara fisik maupun ekonomi, sehingga Kabupaten Tuban  berpeluang mampu meningkatkan daya saing di tahun-tahun mendatang.

Komentar

comments powered by Disqus